Sempet Buta MAP!

Bagi saya, menjalani hidup itu memang benar harus dinikmati, namun meskipun demikian juga harus terarah. Meskipun engga straight banget, tapi selalu ada plan dan target, baik itu jangka pendek, menengah dan panjang.

Misalnya, dari awal kuliah S1 saya sudah mulai memikirkan bulan apa tahun berapa saya harus KKN, saya harus seminar proposal, saya harus magang dan semacamnya.

Sampai saya kelar menyelesaikan study dan kemudian melanjutkan study s2 yang juga merupakan bagian dari plan, itu semua terarah. Ya, meski memang tidak semua rencana berjalan dengan baik, ada dan banyak juga yang terus ngadat engga bisa dikerjain, atau ada yang harus terpaksa berbelok atau berubah. Gak masalah, tapi harus terarah.

Kebiasaan itu, menggiring ke goal jangka panjang saya di bidang akademik, dan gatau kenapa titik balik tahun kemarin semenjak saya masuk di dunia pemerintahan sebagai penenes menjadi seperti Buta MAP!

Ya, mungkin kalian bisa menebak, jiwa-jiwa liar seperti saya disini agak gimana. Disini memang bukan berarti tak ada jenjang karir, justru ada dan teratur banget. Karena itu, susah untuk meliarkan diri. Hampir setahun keknya masih aja buta map.

Sekarang pelan-pelan mulai sadar, mulai menata kehidupan lagi. Sepertinya apa yang ingin dikejar harus mulai dipetakan, supaya hidup ada tujuan dan engga monoton. Kerja ditempat begiginian kalau kita engga pandai-pandai menikmati hidup nanti yang ada cuma bosen. Emang nyaman, cuma harus mencari kegregetan yang lain gitu kan.

Mulai melek nih mata, belum sepenuhnya, cuman mending, keknya sudah mulai kelihatan bentukanya apa yang harus dikejar dan pelan-pelan perlu segera dipetakan.