Gandrung dengan sejarah

Posted on

Benar kata orang-orang, kita harus belajar sebagaimana ketapel bekerja. Andaikata kita ingin menjadi lebih cermat dan lebih tangguh di hari esok, sudah seharusnya kita pelajari apa yang telah terjadi hari ini, dan hari sebelumnya.

Sejarah. Sejarah lebih dari sekedar coretan kisah. Dibalik untaian alur para punggawanya, sejarah memendam banyak sekali hikmah.

Sejarah menjadi berarti, tak sekedar sebagai kiasan hidup masa sebelum kita. Sejarah memiliki nilai sebagaimana kita telah mengalaminya.

Coba tengok contoh sederhana bagaimana sejarah mengajari kita. Tak usah jauh-jauh kembali ratusan tahun ke masa lalu, yang dekat-dekat saja.

Kapan terakhir kali hatimu dibuat patah oleh seseorang dengan tak semestinya? Dan kemudian kamu tak ingin lagi dia mengusik hatimu. Andai ternyata lain, mungkin kamu yang tak belajar dari sejarah hidupmu. Maybe?

Beberapa bulan terakhir aku jadi sedikit lebih gandrung dengan sejarah. Maksudku, sejarah tempo dulu betulan.

Beberapa buku sudah kubaca. Dan, memang menarik dan banyak mengandung hikmah. Banyak pelajaran yang berarti dan membuat aku pribadi lebih mengerti dengan keadaan di dunia ini, dengan mengapa sesuatu hal yang ku lihat sekarang nampak seperti sekarang, ternyata banyak hal yang tersembunyi di baliknya.